Budaya Lokal dan Hukum Adat Dalam Menciptakan Keteraturan Sosial Studi Pada Masyarakat Adat Kalitanjug, Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.24090/jpa.v26i1.2025.pp137-152Keywords:
Hukum Adat, Hukum Pidana, Masyarakat Hukum Adat, Struktural FungsionalAbstract
Penelitian ini mengkaji peran hukum adat dalam penyelesaian tindak pidana di masyarakat adat Kalitanjung, Kecamatan Rawalo, Banyumas. Hukum adat di Kalitanjung menjadi instrumen penting dalam menjaga ketertiban sosial dan menyelesaikan konflik yang timbul, terutama dalam kasus-kasus tindak pidana yang melibatkan anggota masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali lebih dalam proses penyelesaian konflik berdasarkan hukum adat di Kalitanjung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pelaku hukum adat, dan pihak-pihak yang pernah terlibat dalam proses penyelesaian masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat masih memiliki otoritas dalam menjaga harmoni sosial di Kalitanjung, meskipun tantangan muncul dari modernisasi dan pengaruh hukum formal. Studi ini merekomendasikan agar ada upaya pelestarian dan pengakuan formal terhadap hukum adat agar tetap relevan sebagai metode alternatif dalam penyelesaian konflik di pedesaan.References
Achmad Asfi Burhanudin. (2021). Eksistensi Hukum Adat di Era Modernisasi. Salimiya Jurnal Ilmu Keagamaan Islam, 2(4), 96–113.
Adhari, A., Widyawati, A., Windia, I. W. P., Hutabarat, R. R., & Tania, N. (2021). Customary Delict of Penglipuran Bali in the Perspective of the Principle of Legality: a Dilemma and Arrangements for the Future. Journal of Indonesian Legal Studies, 6(2), 411–438. https://doi.org/10.15294/jils.v6i2.50555
Adnyani, N. K. S. (2021). Perlindungan Hukum Kesatuan Masyarakat Hukum Adat Dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Media Komunikasi FPIPS, 20(2), 70. https://doi.org/10.23887/mkfis.v20i2.33738
Afandi, F. (2022). Penelitian Hukum Interdisipliner Reza Banakar: Urgensi dan Desain Penelitian Sosio-legal. Undang: Jurnal Hukum, 5(1), 231–255. https://doi.org/10.22437/ujh.5.1.231-255
Banakar, R., & Travers, M. (2005). Theory and Method in Socio-Legal Research. Hart Publishing.
Fajrin, Y. A., & Triwijaya, A. F. (2019). Arah Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia di Tengah Pluralisme Hukum Indonesia. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 18(1), 734–740. https://doi.org/10.30863/ekspose.v18i1.361
Fardiansyah, A. I., Suseno, S., Rukmini, M., & Sulistiani, L. (2019). Pengakuan Terhadap Hukum Pidana Adat di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 4(1), 112–128. https://doi.org/10.23920/jbmh.v4n1.7
Fuad. (2020). Socio Legal Research dalam Ilmu Hukum. Jurnal Widya Pranata Hukum, 2(2), 32–47.
Hamdani, F., & Fauzia, A. (2022). Tradisi Merariq dalam Kacamata Hukum Adat dan Hukum Islam. Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(6), 433–447. https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i6.245
Harahap, A. (2018). Pembaharuan Hukum Pidana Berbasis Hukum Adat. Jurnal Edutech, 4(2), 1–9. http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/edutech/article/view/2268
Hasibuan, E. (2021). Eksistensi Pidana Adat dalam Kerangka Pembaharuan Hukum Pidana Nasional (Analisis Konsepsi Rancangan KUHP). Lex Crimen, X(7), 208–216.
Ishaq. (2018). Perbandingan Sanksi Zina Dalam Hukum Pidana Adat Desa Koto Lolo dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Al-Risalah: Forum Kajian Hukum Dan Sosial Kemasyarakatan, 18(1), 47–62. https://doi.org/10.30631/alrisalah.v18i1.169
Ishaq, & Razak, A. (2019). Sanksi Penganiayaan Dalam Hukum Pidana Adat Kerinci dan Hukum Pidana Indonesia. Al-Risalah: Forum Kajian Hukum Dan Sosial Kemasyarakatan, 19(1), 17–36. https://doi.org/10.30631/alrisalah.v19i1.147
Kalengkongan, S. B. (2017). Kajian Hukum Pidana Adat Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia. Lex Crimen, VI(2), 29–35.
Kurniawan, A., Triana, N., Sari, M., Hasibuan, N. L., & Ramadhona, A. (2024). Hukum Adat Dan Nilai Restoratif : Kontekstualisasi. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 53(2), 111–122.
Kusumo, B. A. (2012). Problematika Penegakan Hukum Pidana Dan Upaya Mengatasinya. Wacana Hukum, 1–13. http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/Wacana/article/view/270
Laia, H. K., Yasid, M., & Dachi, S. (2020). Analisis Hukum Pidana Adat Nias dalam Menyelesaikan Kasus Pencurian (Studi di Desa Tuindrao Kecamatan Amandraya Kabupaten Nias Selatan). Jurnal Retenrum, 01(02), 92–100. http://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/retentum/article/view/706
Murdiyanto, E. (2020). Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi disertai contoh proposal). LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta Press.
Pradhani, S. I. (2021). Pendekatan Pluralisme Hukum dalam Studi Hukum Adat: Interaksi Hukum Adat dengan Hukum Nasional dan Internasional. Undang: Jurnal Hukum, 4(1), 81–124. https://doi.org/10.22437/ujh.4.1.81-124
Pradnyana Yoga, K. A. S. (2023). Awig-Awig Sebagai Hukum Adat Di Wilayah Desa Adat Provinsi Bali. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 293–296. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4448
Putra, A. S. A., & Lutfi, M. (2023). Indigenous Eco-feminism in Kalitanjung Kejawen People as an Alternative to Preserve the Nature. Dialog, 46(2), 215–228. https://doi.org/10.47655/dialog.v46i2.730
Ramadhani, M. (2024). Tantangan Implementasi Pengakuan Hukum Adat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Baru di Indonesia. Jurnal Syntaz Idea, 6(8), 3708–3716. https://doi.org/10.59141/comserva.v4i3.1394
Rosaliza, M., Asriwandari, H., & Indrawati, I. (2023). Field Work: Etnografi Dan Etnografi Digital. Jurnal Ilmu Budaya, 20(1), 74–103. https://doi.org/10.31849/jib.v20i1.15887
Sanyoto. (2008). Penegakan Hukum di Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 8(3), 199–204. https://bit.ly/2FhMAKf
Saraswati, P. S. (2018). Eksistensi Sanksi Adat Bali Dalam Sistem Hukum Pidana Nasional. Jurnal Advokasi, 251–264. http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/advokasi/article/view/101
Sari, M. P., Wijaya, A. K., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 84–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1956
Siombo, M. R., & Wiludjeng, H. (2020). Hukum Adat dalam Perkembangannya. Penerbit Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Soekanto, S. (2005). Hukum Adat Indonesia. PT. Raja Grafindo Persada.
Sunantara, I. G. H. (2020). Arah Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia Dan Kontribusi Hukum Pidana Adat Di Tengah Pluralisme Hukum Indonesia. Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum, 8(12), 1972–1983. https://doi.org/10.24843/ks.2020.v08.i12.p14
Yulia, R., Prakarsa, A., & Ali, M. (2023). Restoring the Conflicts among Societies: How does Baduy Society Settle the Criminal Cases through Restorative Justice? Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 12(3), 193–203. https://doi.org/10.36941/ajis-2023-0071
Yuliyani, A. P. (2023). Peran Hukum Adat dan Perlindungan Hukum Adat di Indonesia. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 2(09), 860–865. https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i09.648
Yunita, M. (2019). Prospek Hukum Pidana Adat dan Hukum Pidana Islam Dilihat Dari Rancangan Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia. Moefty Jurnal Perbandingan Mazhab Dan Hukum, 4(1), 91–112.
Zurnetti, A., & Muliati, N. (2022). Customary criminal law policy on domestic violence settlement through restorative justice. Cogent Social Sciences, 8(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2022.2090083
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vivi Ariyanti, Rahman Latif Alfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




