Kontekstualisasi Filologi dalam Teks-teks Islam Nusantara

Authors

  • Khabibi Muhammad Luthfi Institut Pesantren Mathali’ul Falah

DOI:

https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.523

Keywords:

Philology, Manuscripts, Text, Islam, Nusantara, Approach

Abstract

This paper aims to explore the concepts, methods and significance of philology Islam Nusantara and contextualization in manuscripts from Indonesia. It departs from the problems that the Islamic manuscripts archipelago that has not been widely studied, whereas in it save the value, thought and culture of the past scholars Nusantara which would clarify the concept of Islam Nusantara itself. With the approach of descriptive data-based literature and discourse analysis found that the concepts, methods and significance of philology Islam Nusantara almost the same as philology in general and the only difference being the object of study, in addition to the contextualization as an approach to the study of Islam in Indonesia, particularly related to Islamic manuscripts archipelago could be advised to use The new philology without leaving classical philology.   Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi konsep, metode dan signifikansi filologi Islam Nusantara serta kontekstualisasinya dalam pernaskahan Indonesia. Ini berangkat  dari persoalan bahwa manuskrip Islam Nusantara yang belum banyak dikaji, padahal di dalamnya menyimpan nilai, pemikiran dan budaya ulama Nusantara masa lampau yang tentunya akan menjernihkan mengenai konsep Islam Nusantara itu sendiri. Dengan pendekatan deksriptif berbasis data pustaka dan analisis wacana ditemukan bahwa konsep, metode dan signifikansi filologi Islam Nusantara hampir sama dengan filologi pada umumnya dan yang membedakan hanya objek kajiannya, selain itu kontektualisasinya sebagai pendekatan studi Islam di Indonesia, terutama terkait manuskrip Islam Nusantara bisa disarankan menggunakan filologi baru tanpa meninggalkan filologi klasik.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azra, Azyumardi. “Manuskrip dan Rekonstruksi Sejarah Intelektual Muslim Nusantara” pelatihan Short Course Metodologi Penelitian Filologi tahun 2012 yang diselenggarakan Manassa bekerjasama dengan Diktis Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Republik Indonesia pada tanggal 26 Juli 2012.

Azra, Azyumardi. Jaring-Jaring Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVII. Prenada Media Group. cet. iii. 2007.

Baried, Siti Baroroh dkk.. Pengantar Teori Filologi. (Yogyakarta: BPPF Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada. 1994.

Baried, Siti Baroroh dkk.. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: BPPF Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada. 1994.

Darusuprapta. “Ikhtisar Metode Kritik Teks” Makalah dalam penataran metodologi penelitian Filologi tahap pertama yang diselenggarakan oleh Lembaga Research dan Survey IAIN-sekarang menjadi UIN-Sunan Kalijga Yogyakarta. 1985.

Djamaris, Edwar. Metode Penelitian Filologi. Jakarta: CV Manasko. 2002.

Endang Poerwanti. Meretas Nilai-nilai Moral dan Pendidikan Karakter dalam Naskah Wulangreh dan Wedhatama. Makalah Mangubagja dalam Kongres Bahasa Jawa ke-V. 2011.

Fathurahman, Oman. dkk.. Filologi dan Islam Indonesia. Jakarta: Puslibang Lektur Keagamaan. 2010.

Fatkhurrahman, Oman. “Memahami Islam Nusantara Melalui Kitab: Sebuah Refleksi”. http://oman.uinjkt.ac.id/2011/08/memahami-islam-nusantara-melalui.html. Diakases pada 11 November pukul 21.13 WIB.

Fatkhurrahman, Oman. Tarekat Syatariyah di Minangkabau. Jakarta: Prmedia Group. 2003.

Garraham, Gilbert J.. A Guide to Historical Method. New York: Fordham University Press. 1957.

Hasjim, Nafron. Pengantar Teori Filologi. Jakarta: Pusat Pembunaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1985.

Hermansyah. Tibyan fi Ma‘rifah al-Adyan: Tipologi Sesat Menurut Nur ad-Din ar-Ranairi. Banten: Lembaga Studi Islam Progresif. 2012.

Kaelan. Filsafat Bahasa. Semiotika dan Hermeneutika. Yogyakarta: Paradigma. 2010.

Kridalaksana. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Utama. 2008.

Luthfi, Khabibi Muhammad. Cerita Nabi Muhammad Berhempas dengan Abu Jahil Karya Buya Abdus Salam: Menyemai Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Islam dan Masyarakat Naskah Nusantara Manassa. 2012.

Munajjad, Salah ad-Din al-. Qawaid al-Malhtutat. Bierut: Dar al-Kitab al-Jadid. 1982.

Musthafa. Filologi. Yogyakarta: Handout mata kuliah Filologi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2006.

Nu.or.id, 22/04/2015).
Poespoprodjo. Hermeneutika. Bandung: Pustaka Setia. 2004.
Republika.co.id, 10/03/2015.

Robinson, T.H.. Linguistik Umum; Suatu Pengantar. terj. Soenarjati. Yogyakarta: Kanisius. 1992.

Saputra, Karsono H. Cerita Panji: Reperesentasi Prilaku Jawa. Jurnal Jumantara. Vol. I. No. 1. 2010.

Syahin, ‘Abd Sabur. fi ‘Ilm al-Lugah al-‘Am. Bierut: Muassisah al-Risalah. 1984.

Tjandrasasmita, Uka. Naskah Klasik dan Penerapannya Bagi Kajian Sejarah Islam di Indonesia. Jakarta: Pusitbang Lektur dan Kazanah Keagamaan Badan litbang dan Diklat Kemenag RI. 2006.

Wilson, L. D Reynold and N.G. Scribes and Scholars. London: Oxford University Press. 1968.

Ya‘qub, Emi Badi‘. Fiqh al-Lugah. Bierut: Dar as-Saqafal al-Islamiyyah. 1982.

Zaid, Nasr Hamid Abu. Tekstualitas al-Qur'an Kritik terhadap Ulumul Qur'an. terj. Khoiron Nahdiyyin. Yogyakarta: LKiS. 2003.

Downloads

Published

2016-05-30

How to Cite

Luthfi, K. M. (2016). Kontekstualisasi Filologi dalam Teks-teks Islam Nusantara. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 14(1), 114–128. https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.523