Cyberbullying dalam Media Sosial Anak SMP

(Studi Kasus pada Anak SMP Pengguna Twitter di Kelurahan Jatibening Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi)

Authors

  • Damara Putra Prasadana Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.24090/kom.v11i1.1283

Keywords:

cyberbullying, communication, childhood, twitter, cyber media

Abstract

This paper explains about new media and cyberbullying, how teenagers use social media. Social media used by who wants to find important information. This research is aimed to analyze and describe the existence of cyberbullying among teenagers, and what causes them to do the activity in social media. The data collection used indepht interview to a suspected target. The suspected did not know the different between real behavior and mass media behavior. The result shows a characteristic of cyberbullying behaviour among teenagers. Makalah ini menjelaskan tentang media baru dan cyberbullying, bagaimana remaja gunakan media sosial Media sosial yang digunakan oleh siapa yang ingin ditemukan penting informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan keberadaan penindasan maya di kalangan remaja, dan apa yang menyebabkan mereka melakukan aktivitas di media sosial. Pengambilan data menggunakan wawancara indera dengan yang dicurigai target. Yang dicurigai tidak tahu perbedaan antara perilaku nyata dan perilaku media massa Hasilnya menunjukkan karakteristik cyberbullying perilaku di kalangan remaja

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bungin, B. (2009). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Burgess, A. B. (1994). Analyzing Qualitative Data. London: Routledge.
Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, Observasi dan Focus Groups sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Huberman, M. B. (1994). Qualitative Data Analysis second edition. California: Thousand Oaks.
Jowett, G.S., & Linton, J.M. (1989). Movies as Mass Communication (2nd ed.). Newbury Park, CA: Sage.
Katada News and Research, Jenny Hartriani, katada news and report: Indonesia peringkat 4 pengguna Internet Asia, rabu 13 januari 2016 http://katadata.co.id/grafik/2016/01/13/indonesia-peringkat-4-pengguna-internet-asia, diakses selasa 19 April 2016.
Kiesler, S. (Ed.) (1997). Culture of the Internet. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Kominfo, kamis 8 Mei 2014, Berita Kementrian, Kemkominfo: Pengguna Internet di Indonesi capai 82 Juta, https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3980/Kemkominfo%3A+Pengguna+Internet+di+Indonesia+Capai+82+Juta/0/berita_satker diakses selasa 19 April 2016.
KPAI, 16 Oktober 2014, Davit Setiawan, KPAI: kasus bullying dan pendidikankarakter, http://www.kpai.go.id/berita/kpai-kasus-bullying-danpendidikan-karakter/ , diakses kamis 20 april 2016.
Noll, A.M. (1996). Highway of Dreams: A critical View Along The Information Superhighway. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Seidman, I. (2006). Interviewing as Qualitative Research: A Guide for Research in Educationand The Social Science. Columbia: Teacher College Press.
Wright, C.R. (1986). Mass communication: A sociological perspective (3rd ed.). New York: Random House.

Downloads

Published

2018-02-22

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.