IDEOLOGI MASJID CHENG HOO DI BOBOTSARI
DOI:
https://doi.org/10.24090/jimrf.v6i1.2735Keywords:
Budaya, Ideologi, Masjid, Cheng Hoo, Tiongkok.Abstract
Tulisan ini berusaha untuk mengungkap wujud bangunan masjid antara perpaduan budaya Jawa, Arab dan Tiongkok yang timbul pemahaman akan makna dari keunikan dan keindahan yang terkandung didalamnya. sebuah bangunan masjid yang terletak di Bobotsari Kabupaten Purablingga, Jawa Tengah bernama Masjid jami’ PITI Muhammad Cheng Hoo memiliki ideologi yang perlu dilakukan sebuah penelitian terkait simbol dan makna yang terkandung didalamnya. Penelitian ini menggunakan teori ideologi. Karena, dari teori ideologi akan diketahui sebuah pemahaman masyarakat terkait hadirnya sebuah bangunan masjid yang nampak sekilas mirip bangunan Klenteng tersebut. Penelitian ini mengungkap dari warna bangunan dan bentuk segi delapan pada kubah masjid yang merupakan simbol dari lima elemen unsur dasar penggambaran Yin dan Yang (simbol keseimbangan dalam mitologi Cina), kemudian bentuk segi delapan dikenal dengan “pat kwa†yang bermakna jaya dan keberuntungan serta keselamatan.Downloads
Download data is not yet available.
References
Imam Yudhi Prasetya, “Pergeseran Peran Ideologi Dalam Partai Politik†dalam Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan, Vol. 1, No. 1, 2011
Syam, Firdaus, 2007. Pemikiran Politik Barat. Jakarta: Bumi Aksara.
Supardjo, Untung. 2011. Sekilas Sejarah Berdirinya Masjid Jami PITI Muhammad Cheng Ho Kabupaten Purbalingga. Purbalingga: DPC PITI Kabupaten Purbalingga.
Eriyanto (2001), Analisa Wacana Pengantar Analisis Teks Media, Yogyakarta: LkiS Yogyakarta.
Agustinus Supriyono, Unun Pratiwi dan Sari Handayani Veronika, Representasi Ideologi dalam Teks Lagu “Andai Aku Jadi Gayusâ€:Sebuah Analisa Wacana tentang Ketidakberdayaan Masyarakat Kecil terhadap
Hukum. Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2011.
Moedjiono, “Ragam Hias dan Warna Sebagai Simbol dalam Arsitektur Cina†dalam jurnal Modul edisi Vol. 11, No. 1, Januari 2011.
Dinda Wulan Afriani, “Masjid Jami Piti Laksamana Muhammad Cheng Ho Purbalingga: Simbol Keindahan Toleransi Dalam Akulturasi†dalam Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam Vol. 12, No. 1, Januari - Juni 2014.
Hasil Observasi Lapangan di Masjid Cheng Ho Purbalingga pada tanggal 21 Oktober 2016.
Syam, Firdaus, 2007. Pemikiran Politik Barat. Jakarta: Bumi Aksara.
Supardjo, Untung. 2011. Sekilas Sejarah Berdirinya Masjid Jami PITI Muhammad Cheng Ho Kabupaten Purbalingga. Purbalingga: DPC PITI Kabupaten Purbalingga.
Eriyanto (2001), Analisa Wacana Pengantar Analisis Teks Media, Yogyakarta: LkiS Yogyakarta.
Agustinus Supriyono, Unun Pratiwi dan Sari Handayani Veronika, Representasi Ideologi dalam Teks Lagu “Andai Aku Jadi Gayusâ€:Sebuah Analisa Wacana tentang Ketidakberdayaan Masyarakat Kecil terhadap
Hukum. Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2011.
Moedjiono, “Ragam Hias dan Warna Sebagai Simbol dalam Arsitektur Cina†dalam jurnal Modul edisi Vol. 11, No. 1, Januari 2011.
Dinda Wulan Afriani, “Masjid Jami Piti Laksamana Muhammad Cheng Ho Purbalingga: Simbol Keindahan Toleransi Dalam Akulturasi†dalam Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam Vol. 12, No. 1, Januari - Juni 2014.
Hasil Observasi Lapangan di Masjid Cheng Ho Purbalingga pada tanggal 21 Oktober 2016.
Downloads
Published
2017-01-31
How to Cite
Apriyanto, A. (2017). IDEOLOGI MASJID CHENG HOO DI BOBOTSARI. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 6(1), 83–90. https://doi.org/10.24090/jimrf.v6i1.2735
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

