Melayani dengan Integritas: Etika Pelayanan, Inovasi Harga, dan Pemasaran Digital sebagai Manifestasi Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam di Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.24090/jimrf.v14i2.15004Kata Kunci:
Etika Pelayanan, Inovasi Harga, Pemasaran Digital, Ekonomi Islam, Pertumbuhan BisnisAbstrak
Sektor telekomunikasi merupakan pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, khususnya di tengah percepatan adopsi teknologi informasi dan komunikasi. CV Digital Satelit Indonesia—sebuah perusahaan jasa yang bergerak di bidang perbaikan perangkat telekomunikasi—berupaya memperluas cakupan operasionalnya melalui penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana etika pelayanan, inovasi harga, dan strategi pemasaran digital berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis dalam kerangka kepatuhan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 50 responden. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pelayanan dan inovasi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan bisnis, sedangkan pemasaran digital tidak memberikan pengaruh yang bermakna. Dari dua variabel yang signifikan, etika pelayanan menjadi faktor paling dominan dengan nilai signifikansi terendah (p = 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa pelayanan yang berlandaskan kejujuran, akuntabilitas, dan integritas mampu membangun kepercayaan pelanggan secara lebih efektif. Sebaliknya, terbatasnya pengaruh pemasaran digital diduga disebabkan oleh konten promosi yang belum optimal dalam menyampaikan nilai-nilai Islam secara emosional dan spiritual. Kendati demikian, ketika dievaluasi secara simultan, seluruh variabel menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bisnis. Hasil ini menegaskan pentingnya pengintegrasian prinsip-prinsip syariah dalam strategi pelayanan dan penetapan harga, sekaligus menggarisbawahi perlunya optimalisasi pemasaran digital berbasis nilai-nilai Islam agar lebih persuasif dan berdampakUnduhan
Referensi
Alma, B. (2016). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Alfabeta.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2023). Laporan Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia Tahun 2023. APJII.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023. BPS.
Batubara, C., Rokan, M. K., Manaf, M. F. B. A., Sukiati, S., & Harahap, I. (2024). Realizing justice and maslahah in E-commerce: Fiqh muamalah insights and challenges in Malaysia and Indonesia. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 23(2), 253–267.
Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. The Islamic Foundation.
Departemen Agama RI. (2007). Al-Qur‘an dan Terjemahannya. PT. Syamil Cipta Media.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunara, D. I., Nawawi, Z. M., & Aslami, N. (2024). Analisis strategi bauran pemasaran dalam upaya meningkatkan penjualan produk asuransi syariah PT. Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera cabang Medan. Commit (Communication And Information Technology) Journal, 2(1), 44–63.
Hasan, M. I. (2014). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia.
Hermawan, A. (2019). Analisis pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian konsumen (Studi pada E-commerce di Indonesia). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 21(2), 123–130.
Imsar, I., Nurhayati, N., & Harahap, I. (2023). Analysis of digital education interactions, education openness, Islamic Human Development Index (I-HDI) and Indonesia's GDE growth. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 753–764.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Mulyadi, M. (2016). Ekonomi Islam: Pendekatan Teoritis dan Praktis. Rajawali Pers.
Muslim bin al-Hajjaj. (2006). Shahih Muslim. Dar Ihya at-Turats al-‘Arabi.
Nasution, J. (2023). Determinants of the successful digital campaigns on zakat: An analysis based on islamic marketing perspective. Ekuilibrium: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 18(1), 94–109.
Nasution, M., Tarigan, A., Siregar, M., Nurbaiti, N., Harahap, M., & Lauli, R. (2024). Sharia hospital business development strategy for islamic higher education in Indonesia. Trikonomika: Jurnal Ekonomi, 23(1), 27–38.
Nasution, M. D. T., & Rafiki, A. (2019). Islamic marketing and business performance: Empirical evidence from Indonesia. Journal of Islamic Marketing, 10(1), 234–252. https://doi.org/10.1108/JIMA-07-2017-0077
Nurhayati, N., Nasution, J., & Marliyah, M. (2023). Campaigning zakat on social media: The role of message strategies in the decision to pay zakat. Jurnal ASPIKOM, 8(1), 53–66.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2020). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia. OJK.
Pratama, L. (2024). Penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengembangan usaha kecil dan menengah di Desa Karang Asem Barat Kecamatan Citeureup. [Naskah tidak dipublikasikan]. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Pratiiwi, R. (2022). Pengaruh penerapan prinsip etika bisnis Islam terhadap customer retention pada Koperasi Syariah BMT Alittihad Pekanbaru. [Naskah tidak dipublikasikan]. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Prayogi, M. A., Asmuni, A., & Nasution, Y. S. J. (2023). Islamic work ethic in mediation influence spirituality at workplace, organizational changes, work ability on organizational commitment in sharia bank employees in Medan City. Ikonomika: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 8(1), 123–150.
Rahmawati, R. (2021). Pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian ditinjau dari nilai-nilai konsumen. [Naskah tidak dipublikasikan]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Siregar, R., Ritonga, P., Muda, I., & Soemitra, A. (2022). Professional ethics and responsibilities for business valuation, business ownership interest, security, or intangible assets in pharmaceutical companies. Journal of Pharmaceutical Negative Results, 13(9), 1572–1576.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wulandari, F., & Subagio, A. (2015). Consumer decision making in conventional and Islamic credit card: The role of religiosity. Journal of Islamic Marketing, 6(3), 273–289. https://doi.org/10.1108/JIMA-01-2014-0001
Yusuf al-Qaradawi. (1995). Etika Ekonomi Islam. Gema Insani Press.
Zainuddin, A. (2019). Etika Bisnis Islami: Konsep dan Implementasi. Kencana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rizki Sahdila, Sri Ramadhani, Imsar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

