Aksiologi Ilmu dalam Filsafat Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah
Keywords:
aksiologi ilmu, pendidikan Islam, nilai moral, Madrasah IbtidaiyahAbstract
Penelitian ini bertujuan menegaskan kembali makna dan fungsi aksiologi ilmu dalam filsafat pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai dasar pembentukan nilai, moral, dan tujuan pendidikan dasar. Selama ini, kajian filsafat pendidikan Islam lebih menyoroti aspek epistemologi dan ontologi, sedangkan dimensi aksiologi ilmu masih jarang dikaji dalam konteks pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka dengan analisis filosofis dan hermeneutik terhadap karya Al-Ghazali, Syed Muhammad Naquib al-Attas, serta pemikir kontemporer seperti Moh. Roqib dan Nata. Hasil kajian menunjukkan bahwa aksiologi ilmu dalam pendidikan MI meliputi tiga dimensi utama: (1) nilai moral dan spiritual, (2) pembentukan karakter dan adab peserta didik, serta (3) tujuan sosial dan teologis ilmu bagi kemaslahatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Kebaruan penelitian terletak pada model konseptual tiga dimensi aksiologi ilmu yang mengintegrasikan nilai, moral, dan tujuan sebagai fondasi kurikulum dan pembelajaran MI, guna melahirkan insan berilmu dan beradab yang seimbang antara intelektualitas, moralitas, dan spiritualitas.References
al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
al-Attas, S. M. N. (1995). The meaning and experience of happiness in Islam. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
al-Ghazali. (n.d.). Ihya’ ‘ulum al-din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
al-Ghazali. (n.d.). Ayyuha al-walad. Beirut: Dar al-Fikr.
Asmani, J. M. (2020). Internalisasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(2), 123–135. https://doi.org/10.36768/jpii.v5i2.220
Hidayat, M. (2018). Implementasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan dasar: Studi kasus di MI Ma’arif. Jurnal Pendidikan dan Kajian Islam, 4(1), 45–58.
Ibn Khaldun. (2001). Al-muqaddimah (F. Rosenthal, Trans.). Princeton, NJ: Princeton University Press.
Kurniawan, A. (2021). Guru dan kesadaran aksiologis dalam pendidikan Islam dasar. Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 88–102. https://doi.org/10.24042/altarbiyah.v10i1.1045
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nata, A. (2019). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Rajawali Pers.
Roqib, M. (2019). Pendidikan humanis-religius: Paradigma baru pendidikan Islam. Purwokerto: STAIN Press.
Zamroni. (2020). Reorientasi pendidikan Islam di era digital: Rekonstruksi nilai dan moral. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Al-Qalam, 12(2), 167–182. https://doi.org/10.31969/alqalam.v12i2.527
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







