Analisis Filsafat Pendidikan Islam Teradap Pengembangan Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Karakter
DOI:
https://doi.org/10.24090/jnr.v4i2.15530Keywords:
filsafat pendidikan Islam, kurikulum MI, pendidikan karakter, kurikulum berbasis karakter, madrasah ibtidaiyah.Abstract
Penelitian ini menganalisis kontribusi filsafat pendidikan Islam terhadap pengembangan kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (MI) berbasis karakter pada era pendidikan modern. Berbagai studi mutakhir menunjukkan bahwa kurikulum MI perlu dirancang tidak hanya untuk pencapaian akademik, tetapi juga untuk penguatan nilai-nilai moral, religiusitas, kedisiplinan, dan integritas peserta didik. Prinsip-prinsip filsafat pendidikan Islam seperti keseimbangan akal, akhlak, dan spiritualitas menjadi fondasi dalam membangun kerangka kurikulum yang menempatkan karakter sebagai orientasi utama (Romli et al., 2023; Fathurohim, 2023). Kajian empiris terbaru menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam internalisasi nilai melalui strategi pembelajaran kontekstual, keteladanan, dan pembiasaan (Karwadi & Indrawan, 2023; Hidayat & Hidayat, 2023). Inovasi kurikulum berbasis karakter juga ditunjang oleh integrasi teknologi pendidikan, kurikulum merdeka, serta lingkungan sekolah dan pesantren yang kondusif (Kulsum et al., 2024; Muslimin, 2023; Tibyan & Romli, 2025). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam memberikan arah paradigmatik bagi pengembangan kurikulum MI, yaitu dengan menjadikan nilai keislaman sebagai pusat desain, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Penguatan karakter religius, moral, dan sosial peserta didik terbukti lebih efektif ketika kurikulum dibangun secara integratif antara dimensi keilmuan, akhlak, dan praktik keseharian (Ghofur et al., 2024; Rosita et al., 2024/2025). Kesimpulannya, pengembangan kurikulum MI berbasis karakter harus berlandaskan epistemologi dan aksiologi pendidikan Islam yang holistik, responsif terhadap perkembangan zaman, serta adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat. Kata Kunci: filsafat pendidikan Islam, kurikulum MI, pendidikan karakter, kurikulum berbasis karakter, madrasah ibtidaiyah.References
Arifin, Z. A., & Afrudin, A. (2023). The role of moral education in preventing bullying in Islamic boarding schools. A Case Study Jurnal Pendidikan Edutama,. https://doi.org/10.30734/jpe.v12i1.4866
Fathurohim, F. (2023). Kurikulum Merdeka dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal Asy-Syukriyyah, 24(2), 184–194. https://doi.org/10.36769/asy.v24i2.418
Ghofur, A., Choiriyah, F., Nashrullah, M., Purwoko, B., & Budiyanto, B. (2024). Analisis pendidikan karakter melalui kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(4), 1128–1135. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3761
Hidayat, W., & Hidayat, N. (2023). Islamic boarding school management: A comprehensive analysis of a special program for fostering students’ disciplinary character in Madrasah Ibtidaiyah. Heutagogia: Journal of Islamic Education, 3(2), 225–236. https://doi.org/10.14421/hjie.2023.32-07
Hidayat, W. (2024). Analisis pembinaan karakter disiplin siswa melalui metode reward and punishment di Madrasah Ibtidaiyah berbasis Islamic boarding school. Ibtida:Jurnal Pendidikan MI.
Karwadi, & Indrawan, D. (2023). Islamic Religious Education teacher strategies in internalizing character values in Madrasah Ibtidaiyah students. Jurnal Cakrawala Pendas, 9(2), 242–249. https://doi.org/10.31949/jcp.v9i2.4731%0A%0A
Khairullah, K. (2024). Komparasi kurikulum Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(1), 267–274. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i1.353
Kulsum, U., Bahrissalim, B., Khadijah, S., Fauzan, F., & Arifin, F. (2024). Character-based digital curriculum and learning: A case study in Madrasah Ibtidaiyah and elementary schools. Journal of Integrated Elementary Education, 4(2), 274–288. https://doi.org/10.21580/jieed.v4i2.23024
Muslimin, I. (2023). Pengembangan kurikulum pendidikan karakter di madrasah berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam, 5(1), 108–130. https://doi.org/10.30739/jmpid.v5i1.2093
Romli, A. B. S., Shodiq, M. F., Juliansyah, A. D., Mawardi, M., & El-Yunusi, M. Y. (2023). Implementasi filsafat pendidikan Islam dalam mengembangkan kurikulum pendidikan Islam. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 15(2), 214–223. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v15i2.2340
Rosita, D., Prabowo, F., & Istiningsih, I. (n.d.). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26734
Salim, A., Ibrahim, R., & Hartati, H. (2025). Inovasi kurikulum berbasis karakter dalam pendidikan Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3).
Tibyan, A. H., & Romli, A. B. S., D. (2025). Changing institutional leadership in Islamic schools as a spark for character transformation. BAMJ: Journal of Islamic Education Management.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Sundari, Nani Qodriyatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







