Aksiologi Pembelajaran Humanis-Religius di Madrasah Ibtidaiyah: Menemukan Nilai dan Tujuan Ilmu dalam Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.24090/jnr.v4i1.15462Keywords:
aksiologi, pembelajaran humanis-religius, pendidikan Islam, nilai ilmu, madrasah ibtidaiyah.Abstract
Pendidikan Islam pada hakikatnya berfungsi membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun, perkembangan pendidikan modern cenderung menekankan aspek kognitif dan instrumental sehingga nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan mulai terpinggirkan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan aksiologis antara tujuan ideal pendidikan Islam dengan praktik pembelajaran di lembaga dasar, khususnya Madrasah Ibtidaiyah. Artikel ini bertujuan menganalisis dasar aksiologis pembelajaran humanis-religius serta relevansinya terhadap arah dan tujuan ilmu dalam konteks modern. Kajian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan filsafat pendidikan Islam, berfokus pada dimensi aksiologi yang menelaah nilai dan tujuan ilmu. Data diperoleh dari literatur klasik dan modern, seperti karya Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Al-Attas, dan pemikir pendidikan kontemporer seperti Rogers, Freire, dan Kuntowijoyo. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran humanis-religius merupakan wujud penerapan nilai aksiologis Islam, yaitu integrasi antara rasionalitas, moralitas, dan spiritualitas dalam proses pendidikan. Dengan menempatkan ilmu sebagai sarana pengabdian kepada Allah dan kemaslahatan manusia, Madrasah Ibtidaiyah dapat menjadi ruang pembentukan generasi beradab dan berjiwa religius di tengah tantangan modernitas.References
Al-Attas, S. M. N. (1980). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Workplan. Herndon, VA: International Institute of Islamic Thought.
Al-Ghazali. (2008). Ihya’ ‘Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
An-Nahlawi, A. (1995). Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat.
Jakarta: Gema Insani Press.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Hidayat, A. (2020). Humanisasi Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 145–160.https://doi.org/10.xxxx/jpi.v9i2.145
Kaelan. (2010). Filsafat Ilmu: Kajian atas Asumsi Dasar, Paradigma, dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: Paradigma.
Kemenag RI. (2023). Laporan Evaluasi Pendidikan Islam Tahun 2023. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.
Kuntowijoyo. (2006). Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika.Yogyakarta: Tiara Wacana.
Langgulung, H. (1986). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Mulkhan, A. M. (2013). Paradigma Humanisasi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rofiq, A. (2019). Pendidikan Karakter Religius di Madrasah Ibtidaiyah: Kajian Implementatif. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 35–48. ttps://doi.org/10.xxxx/jpi.v8i1.35
Rogers, C. R. (1983). Freedom to Learn for the 80’s. Columbus, OH: Merrill Publishing.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an (Vol. 5). Jakarta: Lentera Hati.
Sumarno, A. (2021). Pembelajaran Humanistik di Sekolah Islam: Tantangan dan Arah Baru. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 11(2), 112–127. https://doi.org/10.xxxx/jti.v11i2.112
Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Syamsuddin, A. (2018). Etika dan Aksiologi Pendidikan Islam. Bandung: Alfabeta.
Yusuf, M. (2022). Nilai Humanistik dalam Kurikulum Merdeka: Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 5(1), 77–91. https://doi.org/10.xxxx/jkpi.v5i1.77
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amin Latif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







