Pencegahan Stunting melalui Program Makanan Tambahan (PMT): KKN-Mandiri Integrasi di Desa Situ Ilir, Bogor, Jawa Barat

Authors

  • Akbar Fariz Ramzy Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Rijal Arif Ariyadi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Inggrid Yayulita Ningrum Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Bilqis Nafisyah Atjim Roa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • M. Imamul Muttaqin Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Keywords:

Stunting, PMT, Penyuluhan

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting tertinggi di Asia Tenggara,yaitu 27,7%. Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi jugamempengaruhi perkembangan kognitif dan kualitas hidup di tahun-tahun mendatang. Desa SituIlir yang terletak di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu wilayahyang belum memiliki kesadaran penuh dalam upaya pencegahan stunting karena keterbatasanakses informasi dan sumber daya. Urgensi upaya pencegahan stunting semakin meningkatmengingat dampaknya yang multidimensi. Program KKN-Mandiri Integrasi yang dislenggarakanoleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang hadir sebagai salah satu bentukpengabdian kepada masyarakat yang dirancang untuk memberikan intervensi secara terpadumelalui wawancara langsung dengan pihak terkait, pemberian makanan tambahan (PMT),hingga peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untukmenurunkan prevalensi stunting di Desa Situ Ilir dengan meningkatkan kesadaran masyarakattentang pentingnya gizi dan pola asuh yang baik. Kegiatan pencegahan stunting di Desa Situ Ilir,Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat dilakukan secara bertahap, dimulai dari tahap identifikasi,kemudian melakukan penyuluhan pencegahan stunting dari rumah ke rumah.

References

Alifiah, M., Pramita, N. D., Anggra, S. A., Azal, E. Z. A., Fatimatuzzahroh, D., & Rosmaharani, S. (2023). Pelatihan Pembuatan PMT dari Susu Sapi dan Biskuit Alami Bagi Anak dengan Stunting di Desa Murukan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 126–136. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i2.131

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4). https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Hanafi, M., Naily, N., Nadhir, S., Riza, A. K., Zuhriyah, L. F., Muhtarom, M., Rakhmawati, R., Ritonga, I., Muhid, A., & Dahkelan, D. (2015). COMMUNITY BASED RESEARCH: Panduan Merancang dan Melaksanakan Penelitian Bersama Komunitas. LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya.

Hayati, S. I., Kusmawati, D., Azzahra, S. A., & Kumala, F. Z. (2023). Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Melalui Metode Mendongeng di SD Karanggedang. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 3(1), 103–112.

Juniarti, N., Alsharaydeh, E., Sari, C. W. M., Yani, D. I., & Hutton, A. (2025). Determinant factors influencing stunting prevention behaviors among working mothers in West Java Province, Indonesia: a cross-sectional study. BMC Public Health, 25(1), 2719. https://doi.org/10.1186/s12889-025-24078-0

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022.

Kemenkes RI. (2024). Survei Status Gizi Indonesia Dalam Angka.

Maryam, S. (2022). Evaluation of Supplementary Feeding (PMT) From The Government To Stunting Toddlers. Journal for Quality in Women’s Health, 5(2), 201–212. https://doi.org/10.30994/jqwh.v5i2.171

Masri, E., Sari, W. K., & Yensasnidar, Y. (2021). Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan dan Konseling Gizi dalam Perbaikan Status Gizi Balita. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 28–35. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.516

Permatasari, T. A. E., Chadirin, Y., Ernirita, E., Syafitri, A. N., & Fadhilah, D. A. (2025). The accuracy of a novel stunting risk detection application based on nutrition and sanitation indicators in children aged under five years. BMC Nutrition, 11(1), 93. https://doi.org/10.1186/s40795-025-01074-6

Qolbiyah, F. N., Yudia, R. C. P., & Aminyoto, M. (2021). Hubungan Praktik Pemberian Makanan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(6), 853–863. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i6.901

Sutisna, S., Hikmatin, M., & Putri Utami, D. (2018). Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Mutu Pendidikan, Ekonomi, dan Kesehatan: Studi Kasus Desa Situ Ilir. Abdi Dosen - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(4), 417–425.

Wati, N. (2020). Analisis Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Status Gizi Anak di Posyandu Kelurahan Sembungharjo Semarang. TEMATIK: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 94–98.

WHO. (2023). State of the World’s Children.

Yusuf, N. N., Fitriani, N., Ilmiani, S. N., & Supiani. (2024). Effectiveness of the Supplementary Feeding Program on the Nutritional Status of Stunted Toddlers. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(6), 3569–3576. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i6.3790

Downloads

Published

2025-08-12

How to Cite

Akbar Fariz Ramzy, Rijal Arif Ariyadi, Inggrid Yayulita Ningrum, Bilqis Nafisyah Atjim Roa, & M. Imamul Muttaqin. (2025). Pencegahan Stunting melalui Program Makanan Tambahan (PMT): KKN-Mandiri Integrasi di Desa Situ Ilir, Bogor, Jawa Barat. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 5(1), 71–80. Retrieved from https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/sjp/article/view/13098