Penguatan Seni Hadroh Al-Habsyi di Desa Ketenger, Baturraden, Banyumas
Keywords:
Shalawat, Hadaroh Al Habsyi, PerempuanAbstract
Shalawat merupakan pujian yang dihaturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang di dalamnyaterdapat berbagai cara untuk mengungkapkan pujian kepada Nabi. Salah satu yang cukup familiar di Indonesia adalah dengan menggunakan seni musik hadroh Al-Habsyi. Seni hadroh, sebagaisalah satu bentuk kesenian Islam tradisional yang menggabungkan pembacaan shalawat denganiringan rebana, memiliki potensi besar untuk menjadi media pemberdayaan ibu-ibu dalam konteks keagamaan. Di masyarakat sekitar telah terjadi penurunan semangat keagamaan khususnya pada ibu-ibu. Kurangnya wadah menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya semangatkeagamaan ibu-ibu. Untuk mengurai masalah tersebut diperlukan adanya pemberdayaan ibu-ibusecara terstruktur dengan menggunakan metode partisipatory action research dimulai dari tahapan membangun komunikasi dengan takmir masjid, tokoh agama, dan masyarakat. Kemudiandilanjutkan dengan kegiatan pelatihan seni hadroh Al-Habsyi secara rutin. Hasilnya para ibu-ibucukup antusias dalam mengikuti program pelatihan ini. Bahkan kini ibu-ibu tidak hanya berfokuspada latihan hadroh, tetapi sudah mulai memperdalam ilmu agama dengan mengkaji kitab kuning.References
Afandi, A. (2020). Participatory Action
Research (PAR) Metodologi Alternatif
Riset Dan Pengabdian Kepada
Masyarakat Transformatif. Workshop
Pengabdian Berbasis Riset Di LP2M
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,
Februari, 11.
Ahmad, S., & Rahman, M. (2023). Transformasi
spiritual melalui tradisi shalawat
kontemporer. Jurnal Studi Islam, 15(1),
-40.
Bustomy, M., & Aliyah, N. D. (2024). Penguatan
Manajemen Pendidikan melalui
Pendampingan Kegiatan Seni Al-Banjari
untuk Meningkatkan Keterampilan
pada Kelompok Ibu-ibu di Desa Sladi
Kecamatan Kejayan. ARDHI: Jurnal
Pengabdian Dalam Negri, 2(6), 203–
https://doi.org/10.61132/ardhi.
v2i6.946
Fahmi K, Augustinah, F., & Kamariyah, S.
(2024). Memberdayakan Pemuda
melalui Pelatihan Hadroh untuk
Melestarikan Seni Budaya di Kecamatan
Tuminting Kota Manado. AJAD: Jurnal
Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1),
–122. https://doi.org/10.59431/
ajad.v4i1.285
Fauziah, A., & Rahman, M. (2023). Peran Seni
Hadroh Dalam Pembentukan Karakter
Religius Masyarakat Urban. Jurnal Studi
Islam, 15(2), 45-60.
Hidayati, N. (2022). Pengaruh Shalawat
DAN Hadroh Terhadap Peningkatan
Spiritualitas Muslimah. Jurnal Kajian
Gender, 7(2), 112-128.
Huda, A., & Junadi, A. (2024). Pelatihan dan
Pendampingan Musik Hadroh Al–Habsyi
pada Grup Hadroh Khusus Jamaah Ibu–
Ibu Di Desa Karang Jaya Kecamatan
Belitang II Kabupaten OKU Timur. JePKM
(Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat),
(01), 1–8.
Lidinilah, I. H., & Anjali, A. F. (2024).
Pemberdayaan Remaja Masjid Untuk
Menghidupkan Kembali Kesenian
Hadroh di Desa Karangmangu Banyumas
Jawa Tengah. Abdurrauf Journal of
Community Service, 1(2), 61–70. https://
doi.org/10.70742/ajcos.v1i2.71
Martha Oviyanti Adelia, dan Handayaningrum
Warih, (2022), Pembelajaran Hadrah
Al – Banjari Pada Grup El-Hasanuddin
Di Desa Tebel Kecamatan Gedangan
Kabupaten Sidoarjo, Jurnal Pendidikan
Sendramatik, 11(1), 89-107
Musthofa, A. (2021). Revitalisasi tradisi
Hadroh Dalam Pengembangan
Spiritualitas Masyarakat Kontemporer.
Jurnal Kajian Budaya Islam, 6(2), 78-92.
Rahmawati, D. (2022). Analisis Partisipasi
Perempuan Dalam Kegiatan Keagamaan:
Studi Kasus di Perkotaan. Jurnal Sosiologi
Islam, 7(1), 34-49.
Sa'dudin, I., Saumantri, T., Nur Fadilah, N.
R., & Safitri, E. (2022). Peningkatan
Kemampuan Baca Kitab Ta’lim Muta’allim
di Masjid Al Ma’had Dukupuntang
Kabupaten Cirebon. Solidaritas: Jurnal
Pengabdian, 2(1), 37–45. https://doi.
org/10.24090/sjp.v2i1.6757
Smith, L., Chambers, D., & Bratini, L. (2009).
When Oppression is the Pathogen: The
Participatory Development of SociallyJust Mental Health Practice. American
Journal of Orthopsychiatry, 79, 159-168.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yosa Wananda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






