Integrasi Nilai-Nilai Filosofis dalam Pembelajaran bermakna : Menuju Pendidikan yang Humanis dan Transformatif

Authors

  • Annisa Auwla Rahma Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.24090/jnr.v4i3.15569

Keywords:

Pembelajaran Bermakna, Filsafat Pendidikan

Abstract

Pembelajaran bermakna merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan keterkaitan antara pengetahuan baru dengan pengalaman atau pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik. Dalam perspektif filsafat pendidikan, pembelajaran bermakna tidak hanya dipahami sebagai proses transfer informasi, tetapi sebagai upaya pembentukan pribadi yang utuh dan reflektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pembelajaran bermakna melalui pendekatan filsafat pendidikan, khususnya dari aliran pragmatism, konstruktivisme, eksistensialisme, humanism. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan studi Pustaka yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur  yang berhubungan dengan penelitian. Ditekankan bahwa proses belajar harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk berpikir kritis, membangun makna secara personal, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Kajian ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan memberikan fondasi konseptual yang kuat untuk merancang praktik pembelajaran yang holistik dan transformatif.

References

Ahmad, S. N. M., & Ismail, I. (2024). Peran vital filsafat pendidikan dalam mewujudkan pembelajaran abad 21. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(3), 352–358.

Andrian, R. (2017). Pembelajaran Bermakna Berbasis Post It. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 7(1), 1–16.

Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). Pembelajaran Bermakna untuk Mencapai Pendidikan Karakter. Anterior Jurnal, 12(2), 1–7.

Diputera, A. M., Zulpan, & Eza, G. N. (2024). Memahami Konsep Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Anak Usia Dini yang Meaningful, Mindful, dan Joyful: Kajian Melalui Filsafat Pendidikan. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 10(2), 108–120. https://doi.org/10.24114/jbrue.v10i2.65978

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Fatimah Nurlala Iwani. (2022). Persepsi Tentang Pembelajaran Menyenangkan dan Pembelajaran Bermakna bagi Guru MA di Kalimantan Timur. Journal of Instructional and Development Researches, 2(3), 106–114. https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.85

Hikmah Hikmah, Abdul Qodir, & Nurul Wahdah. (2022). Aktivitas Belajar dan Motivasi Belajar: Apakah Efektif dalam Mengembangkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(2), 340–358. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10555

Jayanti, M. Y., Nurwahidin, M., & Yulianti, D. (2023). Filsafat Ilmu Sebagai Pembentuk Karakteristik Pengembangan LKPD Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia, 3(1), 49–55.

Muamanah, H., & . S. (2020). Pelaksanaan Teori Belajar Bermakna David Ausubel Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Belajea; Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 161. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i1.1329

Ningrum, S., Nurfiani, F., & Ruslan, A. (2024). Filsafat Pendidikan Progresivisme dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 408–418. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.3062

Nur Latifah, Arita Marini, & Arifin Maksum. (2021). Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6, 42–51.

Nursikin, M. (2016). Aliran-aliran Filsafat Pendidikan dan Implementasinya dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Attarbiyah, 1(2), 303–334. https://doi.org/10.18326/attarbiyah.v1i2.303-334

Prasetyo, P. B., & Brataningrum, N. P. (2022). Hubungan Penerapan Media Pembelajaran E-Learning, Metode Pembelajaran Berbasis Penugasan, Dan Peran Orang Tua Dengan Hasil Belajar Siswa Dalam Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Akuntansi, 15(2), 13–26. https://doi.org/10.24071/jpea.v15i2.4597

Refi Mariska, & Abdul Khobir. (2023). Implementasi Aliran Konstruktivisme Terhadap Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(1), 210–219. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i1.681

Rohmah, L. (2019). Eksistensialisme dalam Pendidikan. Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 5(1), 86–100. https://doi.org/10.32923/edugama.v5i1.960

Salsa Novianti Ariadila, Yessi Feronica Nuryati Silalahi, Firda Hanan Fadiyah, Ujang Jamaludin, & Sigit Setiawan. (2023). 5151-Article Text-16194-1-10-20231013. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(20), 664–669.

Salsabila, N. H. (2017). Proses Kognitif dalam Pembelajaran Bermakna. Konferensi Nasional Penelitian Matematika Dan Pembelajarannya II, Knpmp Ii, 434–443. http://hdl.handle.net/11617/8830%0Ahttps://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/8830/PM-23 Nilza Humaira Salsabila hal 434-443.pdf?sequence=1#:~:text=Proses kognitif adalah suatu proses,memori untuk menjadi sebuah pengetahuan.

Satiri, Hasani, A., Nulhakim, L., Ruhiat, Y., & Hadi, C. A. (2024). 5262-5272 (2). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 5262–5272.

Susmita, N., Zaim, M., & Thahar, H. E. (2023). Tinjauan Filosofis: Membangun Landasan Etika dan Pengetahuan dalam Filsafat Pendidikan Kontemporer. Journal of Education Research, 4(4), 2461–2470. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.755

Syaiful, R., Mochammad, N., & Amrozi, K. (2024). Meaningful Learning in Philosophical Perspective: A Review of Ontology, Epistemology, and Axiology. Journal of Education Technology and Inovation, 7(2), 89–94. https://doi.org/10.31537/jeti.v7i2.2152

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Auwla Rahma, A. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Filosofis dalam Pembelajaran bermakna : Menuju Pendidikan yang Humanis dan Transformatif. Jurnal Nusantara Raya, 4(3), 222–231. https://doi.org/10.24090/jnr.v4i3.15569

Issue

Section

Articles