Analisis Faktor Internal Penyebab Rendahnya Literasi Membaca Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Viona Daisy Samara Universitas Peradaban Brebes Indonesia
  • Ahmad Rifai Universitas Peradaban Brebes Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24090/j-pgmi.v8i2.15627

Keywords:

literasi membaca, gaya belajar, auditori, siswa sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor internal penyebabrendahnya literasi membaca ditinjau dari gaya belajar siswa sekolah dasar.Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitianadalah siswa kelas V SD Negeri Bumiayu 03 beserta guru kelas. Data diperolehmelalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah melalui reduksi data,display, dan kesimpulan. Untuk keabsahan data digunakan triangulasi. Hasil kajianmenunjukkan bahwa faktor internal penyebab rendahnya literasi membaca ditinjaudari gaya belajar siswa sekolah dasar Bumiayu 03 disebabkan oleh oleh dominasigaya belajar auditori, rendahnya minat baca, dan terbatasnya fasilitas bacaan.Dominasi gaya belajar auditori mendorong siswa lebih senang mendengarkanbacaan dibandingkan membaca secara mandiri. Faktor lain yang turut memengaruhirendahnya literasi membaca adalah kesulitan dalam memahami teks, minat bacayang rendah, serta keterbatasan koleksi bacaan di pojok baca sekolah. sehinggabudaya literasi belum tumbuh secara optimal. Implikasi dari temuan ini adalahperlunya strategi pembelajaran berbasis gaya belajar yang variatif, peningkatanperan guru dalam menumbuhkan minat baca, serta penyediaan sarana pendukungliterasi yang memadai agar siswa dapat mengembangkan kebiasaan membaca danmeningkatkan kemampuan literasi secara berkelanjutan.

References

DePorter, Bobbi., & Hernacki, M. (2000). Quantum Learning. kaifa Bandung.

Fleming, Neil. D., & Mills, C. (1992). Not Another Inventory, Rather a Catalyst for Reflection. To

Improve the Academy (pp. 137–155).

Ghufron. (2014). Gaya Belajar dan Implikasinya dalam Pembelajaran. Pustaka Pelajar.

Hasbullah. (2019). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Rajawali Pers.

Matthew B.Miles, M. H. (1992). Analisis Data Kualitatif ( a. b. T. Rohendi (ed.)). UI Press.

Moleong, L. J. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda karya.

Purwati. (2017). Pentingnya Literasi Sejak Dini. Pena Cendekia.

Rahman. (2017). Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Abad 21. Deepublish.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (28th ed.). Alfabeta.

Trilling, Bernie., & Fadel, C. (n.d.). 21st Century Skills: Learning For Life In Our Times. Jossey-Bass.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. (n.d.). Sistem pendidikan Nasional.

Trilling, Bernie., & Fadel, Charles. (2009). 21st Century Skills: Learning For Life In Our Times. San

Francisco: Jossey-Bass.

Published

2025-12-05

How to Cite

Viona Daisy Samara, & Ahmad Rifai. (2025). Analisis Faktor Internal Penyebab Rendahnya Literasi Membaca Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar. J-PGMI: Jurnal Pendidikan Guru MI, 8(2), 99–106. https://doi.org/10.24090/j-pgmi.v8i2.15627

Issue

Section

Articles