PERAN WIRAUSAHA MUSLIM DALAM IMPLEMENTASI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

Authors

  • Yogi Nurfauzi STKIP Majeneng

DOI:

https://doi.org/10.24090/ej.v4i2.2016.pp377-398

Keywords:

Masyarakat, Ekonomi, Asean, Wirausaha Muslim

Abstract

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah mulai 1 Januari 2016. Kesepakatan ini dilakukan oleh 10 negara anggota ASEAN pada 2007 untuk menciptakan pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara. Negara ASEAN yang melakukan kesepakatan terdiri dari Brunei, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Tujuan dari diciptakannya MEA ini, berdasarkan piagam ASEAN adalah dalam upaya meningkatkan perekonomian kawasan ASEAN dengan meningkatkan daya saing di kancah regional dan Internasional agar ekonomi tumbuh merata. Wirausaha Muslim mempunyai ikatan yang sangat erat dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Wirausaha Muslim memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia Khusunya di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Setidaknya ada tujuh Peran wirausaha muslim dalam perekonomian Indonesia di era MEA yaitu: Pertama Meningkatkan produktivitas barang dan jasa, kedua Mampu Meningkatkan Pendapatan Per Kapita, ketiga Mendorong inovasi produk baru, keempat Mampu Menciptakan Lapangan Kerja, kelima Memberikan Kemudahan dan Kenyamanan Hidup, keenam Mendorong Kemajuan IPTEK (IlmuPengetahuan dan Tekhnologi), dan ketujuh Meningatkan Penerimaan Negara dari Sektor Pajak.

References

Apriyanto, Anto. 2013. “Konsep Zakat Dalam Perspektif Tafsir Hadits Maudhu’I” dalam http://antoapriyanto.blogspot.co.id/2013/04/ konsep-zakat-dalam-perspektif-tafsir.html

Arifuddin. 2016. “Peluang usaha baru yang menjanjikan untuk menghadapi MEA”. dalam https://www.taralite.com/artikel/post/peluangusaha-baru-yang menjanjikan-untuk-menghadapi-mea/

Azzet, Akhmad Muhaimin. 2011. “Menyambut rezeki sejak pagi hari”. Dalam https://amazzet.wordpress.com/2011/09/26/menyambutrezeki-sejak-pagi-hari/

Buchari, Alma. 2008. Kewirausahaan. Bandung: CV Alfabeta.

Departemen Agama RI. 2004. Al-Quran dan Terjemah. Bandung: PT Syaamil Cipta Media.

Griffin, Ricky W dan Ronald J. Ebert. 2007. Bisnis : Edisi Kedelapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Limanusa .2016. “Potret Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Dalam http://www.limanusa.com/2016/06/05/potret-masyarakatekonomi- asean-mea/

Mubhar, Muhammad Zulkarnain. 2011. “Toleransi Dalam perspektif hadis Nabi Saw” dalam http://sanadthkhusus.blogspot.co.id/2011/05/toleransi-dalam perspektif-hadis-nabi.html.

Sani, Nadin .2015. “Manfaat Wirausaha Dalam Pembangunan Indonesia”. dalam https://nadinsani.blogspot.co.id/2015/11/manfaatwirausaha-dalam pembangunan.html

Sindo. 2016. “Strategi Usaha Kecil Menengah Hadapi MEA”. dalam http://economy.okezone.com/read/2016/01/14/320/1288073/strategiukm-hadapi-mea

Suryana. 2014. Kewirausahaan: kiat dan proses menuju sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Teowira, Steffi. 2015. “Delapan profesi yang akan bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ”dalam http://www.rappler.com/indonesia/117439-8-profesi masyarakat-ekonomi-asean-mea

Tuasikal, Muhammad Abduh. 2011. Keutamaan silaturahmi. dalam https://rumaysho.com/1894-keutamaan-silaturahmi.html

Wasi dan Hudalloh. 2012. Winning Mindset: Visi Sukses Seorang Entrepreneur Muslim, Jogjakarta: Javalitera.

Downloads

Published

26-03-2017

How to Cite

Nurfauzi, Y. (2017). PERAN WIRAUSAHA MUSLIM DALAM IMPLEMENTASI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA). El-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam, 4(2), 377–398. https://doi.org/10.24090/ej.v4i2.2016.pp377-398

Issue

Section

Articles