Agama dan Kesadaran Multikultural dalam Perspektif K.H.Abdurrahman Wahid
DOI:
https://doi.org/10.24090/jpa.v25i2.2024.pp161-189Keywords:
Indonesia, Multikulturalisme beragama, Abdurrahman Wahid, Nilai-nilai multikulturalAbstract
Penelitian ini bertujuan: pertama, mengidentifikasi alasan pentingnya kesadaran multikultural beragama; kedua, memetakan pemikiran K.H. Abdurrahman Wahid tentang kesadaran multikultural dalam beragama; dan, ketiga, menganalisis pengaruh pemikiran multikultural K.H.Abdurrahman Wahid bagi kehidupan beragama di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, yakni untuk menggambarkan pemikiran keagamaan KH. Abdurrahman Wahid tentang kesadaran multikulturalisme beragama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: pertama, kesadaran multikultural beragama sangatlah penting bagi bangsa Indonesia akibat globalisasi yang melahirkan kompleksitas dan multiplisitas permasalahan dalam berbagai bidang kehidupan. Kedua, pemikiran Gus Dur tentang kesadaran multikultural beragama dilandasi pandangannya tentang multikulturalisme itu sendiri, yang diartikannya sebagai pengakuan terhadap heterogenitas budaya, etnik, ras, agama dan gender. Pemikiran multikultural Gus Dur ini dapat dilihat dari beberapa aspek: karakteristik multikulturalisme, pribumisasi Islam, hubungan agama dam negara, demokratisasi, prinsip-prinsip humanisme dan pluralitas masyarakat, dan hubungan antara agama dan budaya. Ketiga, pemikiran multikultural Gus Dur memiliki pengaruh besar bagi kehidupan beragama di Indonesia. Pemikiran Gus Dur tentang nilai-nilai multikultural berimplikasi terhadap terciptanya kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat Indonesia yang toleran, aman, adil, damai dan kasih sayang antar sesama.References
Bistara, R., & Marintan, M. A. (2022). Islam Wasathiyah Dalam Gagasan Politik Islam: Menguak Pemikiran Islam Wasathiyah KH Abdurrahman Wahid. International Conference on Cultures and Languages (ICCL), 913–931. https://ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/iccl/article/download/5816/1996
Fahmi, M. U. (2022). Multikulturalisme Dan Pendidikan Damai Perspektif KH. Abdurrahman Wahid. OASIS : Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 6(2), 1–13.
Kewuel, H. K., Budiyanto, A., Fajar, Y., & Kumoro, N. B. (2017). Pluralisme, Multikulturalisme, dan Batas-batas Toleransi (H. K. Kewuel, A. Budiyanto, Y. Fajar, & N. B. Kumoro (eds.)). Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya.
Lumowa, V. (2022). Diskursus multikulturalisme dan wajah Indonesianya. Jurnal Filsafat, 32(2), 311–344. https://doi.org/10.22146/jf.66815
Mahfud, C. (2019). Tantangan Global dan Lokal Islam di Indonesia (Alviana C (ed.); 1st ed.). Penerbit Samudra Biru.
Miskan. (2018). Pemikiran Multikulturalisme K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Al Furqan, VI(2), 1–12.
Ridwan, B., Ghufron, Supardi, Mubasirun, Maesur, S., Faidi, A., & Maharani, S. (2018). Menakar Kesadaran Politik , Ekonomi , dan Budaya. In B. Ridwan, Ghufron, Supardi, Mubasirun, S. Maesur, A. Faidi, & S. Maharani (Eds.), Identitas dan Globalisasi: Menakar Kesadaran Politik, Ekonomi, dan Budaya Masyarakat Muslim Indonesia (p. 196). Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora IAIN Salatiga.
Rusli, M. (2015). Pemikiran Keagamaan & Kebangsaan Gus Dur. Farabi, 12(1), 50–71.
Sayuthi Ali. (2002). Metodologi Penelitian Agama Pendekatan Teori dan Praktek. Radja Grafindo Persada.
Sutikno. (2022). Islam Dan Globalisasi (Pengembangan Nalar Kritis Dalam Ilmu KeIslaman Kontemporer). Madinah: Jurnal Studi Islam, 9(2), 298–311.
Wahid, A. (2006). Islamku, Islam Anda, Islam Kita : Agama Masyarakat Negara Demokrasi. In The Wahid Institution (The Wahid). The Wahid Institution.
Wahid, M. (2010). Peta Intelektualisme dan Tema Pokok Pemikiran Gus Dur. In Ilman Nafi’a (Ed.), Gus Dur Di Mata Wong Cirebon (1st ed., pp. 65–102). PILAR MEDIA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Syarif Hidayatullah, Imam Wahyuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).