Urgensi Pemisahan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Nasional dan Lokal

Authors

  • Sirajuddin Sirajuddin Fakultas Hukum Universitas Widiyagama Malang
  • Febriansyah Ramadhan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
  • Ilham Dwi Rafiqi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.24090/volksgeist.v4i2.5224

Keywords:

Election separation; general elections; local and national.

Abstract

This paper aims to evaluate the simultaneous elections and view the legal politics of separating the implementation of the simultaneous national and local elections for strengthening democracy in Indonesia. This study uses a normative juridical research method with a statutory and conceptual approaches. The results of the study show that the implementation of simultaneous elections in 2019 provided problems for organizers and voters. One of the suggestions for reforming the elections is to separate local and national elections. The the legal politics objectives of separating the elections consist of two, namely the level of organizers and voters as well as aspects of the election process and the quality of election results. This separation is expected to remove voter pragmatism, and focus more on the vision and mission of the candidates. Political parties will also carry out their functions optimally, be focused, and be able to carry out political education as they should.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anis Rasyid Baswedan. “Menghindari Otonomi Yang Semu.” http;//www.Seasete.Niu.Edu/Indonesian_election/, 2009.
Antari, Putu Eva Ditayani. “Interpretasi Demokrasi Dalam Sistem Mekanis Terbuka Pemilihan Umum Di Indonesia.” Jurnal Panorama Hukum 3, no. 1 (2018): 87–104. https://doi.org/10.21067/jph.v3i1.2359.
Asshiddiqie, Jimly. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jilid II. Jakarta: Konstitusi Press, 2006.
Bintan R.Saragih. “Perlukah Peninjauan Kembali Pemilu Serentak Seperti Dilaksanakan Pada Pemilu 2019.” Sumbangan Tulisan Dalam Fitriani Ahlan Sjarif Dan Sony Maulana Sikumbang (Editor), (2019). Aradhana Sang Guru Perundang-Undangan Kumpulan Tulisan Memperingati Ulang Tahun Ke-70 Prof. Dr. Maria Farida Indrati, S.H., M.H. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2019.
Gotfridus Goris Seran. “Konstitusionalitas Dan Desain Pemilukada Langsung Serentak Nasional.” Jurnal Konstitusi 16, no. 3 (2019): 659–73.
Hariyanto, Hariyanto. “Hubungan Kewenangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah Berdasarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 3, no. 2 (December 29, 2020): 99–115. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v3i2.4184
———. “Pembangunan Hukum Nasional Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 1, no. 1 (June 7, 2018). https://doi.org/https://doi.org/10.24090/volksgeist.v1i1.1731
Ibnu Tricahyo. Reformasi Pemilu: Menuju Pemisahan Pemilu Nasional Dan Lokal. Malang: Setara Press, 2009.
International Institute for Democracy and Electoral Assistance (International IDEA). Standar-standar Internasional untuk Pemilihan Umum Pedoman Peninjauan Kembali Kerangka Hukum Pemilu (2002).
Kuskridho Ambard. “Rekayasa Pemilu Serentak, Perilaku Pemilih, Dan Perilaku Elit.” In Refleksi Pemilu Serentak Di Indonesia, edited by Eko Agus Wibisono, 112. Jakarta: BAWASLU, 2019
M. Solly Lubis. Politik Dan Hukum Di Era Reformasi. Bandung. Bandung: Penerbit Mandar Maju, 2000.
Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bhakti, 2006.
Ria Casmi Arrsa. “Pemilu Serentak Dan Masa Depan Konsolidasi Demokrasi.” Jurnal Konstitusi 11, no. 3 (2014)
Roni Sulistyanto Luhukay. “Refleksi Atas Pemisahan Pemilu Nasional Dan Pemilu Local.” Legalitas: Jurnal Hukum 12, no. 2 (2020)
Saifulloh, Putra Perdana Ahmad. “Politik Hukum Pengaturan Organisasi Sayap Partai Politik Dalam Hukum Positif Indonesia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 3, no. 2 (2020): 17–32. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v3i2.3974.
Sarbaini. “Demokratisasi Dan Kebebasan Memilih Dalam Pemilihan Umum.” Jurnal Inovatif VIII, no. 1 (2015): 105.
Solihah, Ratnia. “Peluang Dan Tantangan Pemilu Serentak 2019 Dalam Perspektif Politik.” Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 3, no. 1 (2018): https://doi.org/10.14710/jiip.v3i1.3234.
Subiyanto, Achmad Edi. “Pemilihan Umum Serentak Yang Berintegritas Sebagai Pembaruan Demokrasi Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 17, no. 2 (2020)
Suroso, Fajar Laksono. Potret Relasi MK– Legislator, Konfrontatif Atau Kooperatif Yogyakarta: Genta Publishing, 2018.
Syahrial, Indra, Herdiana. “Calon Tunggal Dan Kemenangan Kotak Kosong Sebagai Sebuah Realita Demokrasi Di Tingkat Lokal.” Nagari Law Review 1, no. 3 (2019)
T. A. Legowo. “Pemilihan Umum Dan Perwakilan Politik.” Jurnal Hukum Jentera 16, no. IV (n.d.)

Downloads

Published

2021-12-01

How to Cite

Sirajuddin, S., Ramadhan, F., & Rafiqi, I. D. (2021). Urgensi Pemisahan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Nasional dan Lokal. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi, 4(2), 233–247. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v4i2.5224